Diantara Dua Cinta (Part II)

Posted: November 17, 2012 in Uncategorized

Telpon pun terputus, Dengan perasaan kecewa akhirnya aku berangkat sendiri kekampus.

Sesampainya di kampus, akupun dikagetkan dengan rangkulan seseorang dari belakang.

“Haii ra” ucap Marsya sahabat ku

“Eh, hai sya. Napa seh lo ? kaya nya lagi seneng ya ?” tanya ku pada Marsya

“ehehehe, gua mau curhat nih. Lo ada waktu gak ?” tanya kembali Marsya padaku

“iya udah hayu, ngomong aja” jawabku

“seneng banget gua ra, semalem tuh gua diajakin dinner sama Bobi. Gila udah 1 tahun berlalu diya makin romantis aja sama gua. Gua makin sayang sama diya” cerita Marsya dengan penuh antusias

“Selamat ya sya? Lo seneng gua juga seneng. Moga kalian langgeng ye?” ucap ku yang ikut senang walaupun sebenarnya aku iri mendengar cerita Marsya. Berbeda sama Aldi, diya kini lebih sibuk dengan dunia nya dibanding Aku pacarnya.

“oh iya, lo gimana sama Aldi? Kok tadi gua gak liyat diya ya ?” tanya Marsya padaku

“Uhmmmmm, itu Aldi kerja. Jadi diya gak bisa anter gua” jawabku

“Yaahhhhh, aneh. Padahal kemarin-kemarin diya selalu ada waktu buat lo kenapa sekarang jadi gini ? Tapi lo masih sering kontek kan sama diya ?” tanya Marsya pada ku

“Uhmmmm, iya gua sering kontek kontek kok sama diya” jawabku berbohong

“Syukur deh kalo begitu” ucap Marsya padaku

“eh sya, anter gua makan yuk ? gua belum makan nih” ajak ku pada Marsya

Lalu kami pun menuju kantin untuk sarapan. Dan Hari ini kurasakan sangat membosankan.

=>Pulangnya

“Jalan yuk ?” ajak ku pada Marsya

“Yahhhh, gua gak bisa ra soalnya gua ada janji sama Bobi. Gapapa kan?” tanya Marsya padaku

“Oh, gapapa kok” jawabku singkat

“Jangan sedih dong, lo kan bisa ajak Aldi pergi” ucap Marsya padaku

“Iya” jawabku singkat

“Oh iya, Bobi udah dateng tuh. Gua duluan ya?” Pamit Marsya padaku

“Hhhhhhh, sendiri deh gua” ucap ku sendiri

Dan pada hari ini, seperti biasa juga aku harus pergi sendiri. Sesampainya di mall, seperti biasa juga aku pergi ke cafe tempat biasa aku menyendiri disana. Tadi nya jika Aldi bisa pergi hari ini dengan ku, ingin aku ajak diya ketempat cafe yang biasa aku datangi. Ingin rasanya aku menangis, tapi itu bukan aku. Aku gak mau dicap sebagai cewe cengeng karna masalah cowo. (ingat itu ya kawan)🙂

Dan disaat aku mau memesan tiramisu cake yang biasa aku pesan, tiba-tiba ada cowo yang ikut memesan nya, dan kebetulan juga cake nya hanya tersisa satu.

“Heii, gua kan yang pesan duluan” ucap ku gak mau kalah

“Kata siapa? Orang gua yang liyat duluan kok” ucap cowo itu

“Ngalah dong sama . . .ce. . .we” suaraku mulai terhenti saat kulihat ternyata dia adalah

 

Karya: http://www.facebook.com/messages/nda.bakpao

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s