Perencanaan

Posted: Desember 29, 2012 in Uncategorized

PENGERTIAN PERENCANAAN

Perencanaan adalah proses dasar dimana manajemen menentukan tujuan dan caraz bagaimana untuk mencapainya.

Perspektif perencanaan dibagi dalam 5 dimensi, yaitu:

>> WAKTU : manajemen pertama membuat rencana untuk jangka panjang ( Top Manajemen ), jangka menengah (middle manajemen), dan jangka pendek (bottom manajemen)

>> BIDANG : menyangkut penelitian pasar, target penjualan, peningkatan promosi (rencana pemasaran), serta jadwal produksi, kebutuhan bahan mentah, pemeliharaan mesin (rencana produksi), dsb.

>> ORGANISASI : perencanaan untuk suatu organisasi sebagai keseluruhan akan lebih luas dan umum daripada perencanaan dari divisi atau bagiannya.

>> SIFAT : dipengaruhi oleh kebijaksanaan dan gaya masing-masing manajer. Rencana dibidang produksi -> kuantitatif. Dibidang personalia -> kualitatif. Dalam bidang pengembangan barang konsumsi baru -> rahasia. sedangkan dalam perluasan kapasitas pabrik -> terbuka.

>> UNSUR : meliputi berbagai tingkatan dan tiap tingkatan merupakan bagian dari tingkatan yang lebih tinggi.

 

HIERARKI PERENCANAAN

1. Tujuan (Goals)

Memberi pengertian daar untuk arah dari seluruh kegiatan organisasi. tujuan ini terdiri dari: maksud (purpose), misi (mission), sasaran (objectivies), dan strategi dari organisasi.

2. Rencana Sekali Pakai

digunakan untuk melaksanakan kegiatan yang tidak mungkin terulang lagi dalam bentuk yang sama dimasa uang akan datang. Bentuk rencana sekali pakaki ini berupa:

*) Program : menunjukkan langkah-langkah pokok untuk mencapai sasaran, individual atau unit yang melakukan masing-masing langkah, serta urutan dan waktu dari setiap langkah.

*) Proyek : Rencana sekali pakai yang terdiri dari langkah-langkah yang sama seperti programtapi tidak meliputi kegiatan yang luas.

*) Anggaran : karena manajer menggunakan proses penyusunan anggaran sebagai petunjuk untuk membuat keputusandalam alokasi sumber-sumber organisasi pada berbagai kegiatan.

3. Rencana Tetap

digunakan bila suatu kegiatan organisasiterjadi berulang-ulang sehingga memungkinkan ditetapkannya satu keputusan saja untuk tindakan yang berulang-ulang, meliputi:

a) Kebijaksanaan: berupa petunjuk umum untuk pembuatan keputusan, merupakan batas bagi keputusan, untuk menentukan apa yang dapat dibuat dan tidak bisa dibuat, serta dapat menyangkut masalah penting ( pemberian kredit oleh suatu bank) atau masalah sederhana (penggunaan seragam kerja)

b) Prosedur : yaitu dengan memberi instruksi yang terperinci untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang sering terjadi secara teratur

c) Aturan : yaitu ketentuan yang menetapkan bahwa suatu kegiatan tertentu harus atau tidak boleh dilaksanakan pada suatu keadaan tertentu. misalnya aturan mengenai jam kerja.

 

LANGKAH-LANGKAH PERENCANAAN

  1. menetapkan tujuan
  2. memahami keadaan saat ini
  3. memperhatikan kemudahan dan hambatan

menyusun kegiatan untuk mencapai tujuan : dengan menyusun alternatif, lalu menilai dan membandingkan alternatf tersebut dan terakhir memilih alternatif yang terbaik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s